TRAINING LAPORAN KEUANGAN BERBASIS IFRS & DAMPAK PERPAJAKANNYA
Tahukah Anda? Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis IFRS & Dampak Perpajakannya merupakan salah satu program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyusun serta menganalisis laporan keuangan berdasarkan International Financial Reporting Standards (IFRS), sekaligus memahami implikasi dan dampaknya terhadap aspek perpajakan. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan konseptual dan praktis agar mampu menerapkan standar pelaporan keuangan internasional secara tepat, konsisten, dan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar IFRS, perbedaan utama antara standar akuntansi berbasis IFRS dan standar akuntansi lokal, serta dampaknya terhadap penyajian laporan keuangan perusahaan. Selain itu, peserta juga dibekali wawasan mengenai hubungan antara laporan keuangan berbasis IFRS dengan perhitungan pajak, termasuk potensi perbedaan perlakuan akuntansi dan fiskal yang perlu diperhatikan dalam praktik.
Materi yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip utama IFRS, pengakuan dan pengukuran aset, liabilitas, pendapatan, dan beban, serta penyesuaian yang berdampak pada perhitungan pajak penghasilan badan. Peserta juga diajak memahami bagaimana perbedaan temporer dan permanen dapat memengaruhi rekonsiliasi fiskal serta kewajiban perpajakan perusahaan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyusun dan membaca laporan keuangan berbasis IFRS secara lebih komprehensif, mengidentifikasi dampak penerapan IFRS terhadap perpajakan, serta memahami strategi pengelolaan kepatuhan pajak tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya ketelitian, pemahaman regulasi, serta profesionalisme dalam penyusunan laporan keuangan dan pelaporan pajak.
Dari sisi organisasi, Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis IFRS & Dampak Perpajakannya memberikan manfaat berupa peningkatan kualitas pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap standar internasional, serta pengelolaan risiko perpajakan yang lebih baik. Personel yang memiliki pemahaman IFRS dan perpajakan yang memadai diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan manajemen secara lebih akurat, meningkatkan kredibilitas laporan keuangan, serta memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.
Materi utama yang dibahas oleh trainer bersama peserta dalam pelatihan ini meliputi beberapa poin, antara lain:
- PSAK 1 (2009) : Penyajian Laporan Keuangan
- PSAK 16 (2011) : Aset Tetap, ISAK 25 : Hak atas Tanah
- PSAK 13 (2011) : Properti Investasi
- PSAK 48 (2009) : Penurunan Nilai Aset
- PSAK 19 (2010) Aset Tak Berwujud, ISAK 14 : Aset Tak Berwujud – Biaya Situs Web
- PSAK 23 (2010) : Pendapatan, ISAK 10 : Program Loyalitas Pelanggan
- PSAK 50 (2010) PSAK 60, PSAK 55 (2011) : Instrumen Keuangan : Penyajian, Pengungkapan, Pengakuan dan Pengukuran
- PSAK 30 (2011) : Sewa, ISAK 23 : Sewa Operasi Insentif
- PSAK 14 (2008) : Persediaan
- PSAK 57 (2009) : Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijens
Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis IFRS & Dampak Perpajakannya dirancang dengan pendekatan interaktif dan aplikatif, di mana peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam diskusi, analisis kasus, serta simulasi penyusunan dan evaluasi laporan keuangan berbasis IFRS.
Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis IFRS & Dampak Perpajakannya diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 2026 oleh Diorama Training dan diikuti oleh peserta dari PT. Diamond Electric Indonesia. Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan aplikatif, di mana peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai penyusunan dan analisis laporan keuangan berbasis International Financial Reporting Standards (IFRS), tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam diskusi, studi kasus, serta praktik langsung penerapan IFRS dan analisis dampaknya terhadap aspek perpajakan secara sistematis dan komprehensif.
Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami penerapan IFRS secara menyeluruh, mengidentifikasi perbedaan perlakuan akuntansi dan fiskal, serta meningkatkan ketelitian dalam menyusun dan mengevaluasi laporan keuangan. Selain itu, peserta diharapkan mampu menghasilkan laporan keuangan yang andal, terstruktur, dan sesuai dengan standar yang berlaku, sekaligus memahami implikasi perpajakan yang timbul guna mendukung efektivitas pengambilan keputusan, kepatuhan regulasi, serta tata kelola keuangan yang baik di lingkungan kerja masing-masing.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan juga dapat menghubungi nomor berikut +62 851-8665-7577 (Dian) atau mengunjungi website resmi kami di https://diotraining.com/.





