Search
Search

TRAINING WORKLOAD ANALYSIS

Daftar Isi

PELATIHAN WORKLOAD ANALYSIS (WLA)

PELATIHAN WORKLOAD ANALYSIS

Dalam dunia korporasi yang bergerak cepat, tantangan terbesar pemimpin seringkali bukan pada kurangnya sumber daya manusia, melainkan pada distribusi pekerjaan yang tidak merata. Ada karyawan yang merasa kewalahan (burnout), sementara yang lain memiliki kapasitas berlebih yang tidak terpakai.

Di sinilah pentingnya Workload Analysis (WLA) atau Analisis Beban Kerja.

Apa Itu Workload Analysis?

Workload Analysis adalah proses sistematis untuk menghitung beban kerja yang dialami oleh posisi atau unit kerja tertentu. Tujuannya adalah untuk menentukan jumlah jam kerja orang (man-hours) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu volume pekerjaan dalam periode tertentu.

Mengapa Pelatihan WLA Penting bagi Perusahaan?

Banyak perusahaan melakukan rekrutmen hanya berdasarkan “perasaan” bahwa tim sudah sibuk. Pelatihan WLA membekali tim Anda dengan data objektif untuk:

  1. Efisiensi Biaya Tenaga Kerja: Menghindari pengeluaran berlebih untuk lembur atau rekrutmen yang sebenarnya tidak perlu.
  2. Kesejahteraan Karyawan: Mencegah stres kerja akibat beban yang terlalu berat, yang berujung pada penurunan turnover karyawan.
  3. Penentuan Formasi Pegawai: Menentukan jumlah ideal karyawan di setiap departemen secara akurat.
  4. Evaluasi Kinerja: Mengidentifikasi hambatan (bottleneck) dalam proses bisnis yang menghambat produktivitas.

Materi Utama dalam Pelatihan Workload Analysis

Pelatihan WLA yang efektif biasanya mencakup beberapa modul krusial berikut:

1. Identifikasi Tugas dan Uraian Jabatan
Langkah pertama adalah membedah apa saja tugas harian, mingguan, dan bulanan. Tanpa job description yang jelas, analisis beban kerja akan menjadi bias.

2. Penentuan Norma Waktu
Setiap pekerjaan membutuhkan standar waktu penyelesaian yang wajar. Peserta diajarkan cara mengukur waktu kerja efektif melalui teknik seperti Time Motion Study atau Work Sampling.

3. Penghitungan Jam Kerja Efektif (JKE)
Tidak semua jam di kantor adalah jam kerja produktif. Pelatihan ini akan mengajarkan cara menghitung JKE setelah dikurangi waktu istirahat, keperluan pribadi, dan faktor kelonggaran (allowance).

4. Rumus Penghitungan Beban Kerja
Peserta akan mempelajari rumus dasar penentuan jumlah kebutuhan pegawai

Metode Pengumpulan Data dalam WLA

Dalam pelatihan, peserta biasanya akan dipandu untuk menggunakan berbagai metode pengambilan data, antara lain:

  • Kuesioner: Meminta karyawan mengisi daftar aktivitas mereka.
  • Wawancara: Menggali lebih dalam tentang kompleksitas pekerjaan yang tidak terlihat di kertas.
  • Pengamatan Langsung: Melihat secara riil proses kerja di lapangan.
  • Catatan Historis: Menggunakan data output pekerjaan dari periode sebelumnya.

Kegiatan Pelatihan

Pada tanggal 27-28 Januari 2026, Diorama Training mengadakan pelatihan Workload Analysis. Peserta merupakan Tim Human Capital dari PT. Angkasa Pura Indonesia. PT. Angkasa Pura Indonesia sedang melakukan efisiensi dalam penggunaan SDM nya. Tujuannya adalah agar mereka dapat mengetahui berapa kebutuhan SDM yang optimum untuk menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang ada di PT. Angkasa Pura Indonesia sehingga dapat menekan biaya perusahaan tanpa menurunkan kualitas produk dan layanan mereka.

Dalam dua hari pelatihan, peserta diajarkan oleh pakar yang kompeten. Di hari pertama peserta dibekali teori tentang workload analysis dan studi kasus dari pengalaman trainer. Kemudian di hari ke dua, peserta praktek melakukan Workload Analysis yang disesuaikan dengan realita lapangan di PT. Angkasa Pura Indonesia.

Silabus Pelatihan Workload Analisis

  • Pengertian Analisis Beban Kerja (Workload Analysis)
  • Tujuan dan Manfaat Analisis Beban Kerja, Jenis-Jenis Beban Kerja
  • Metodologi Perencanaan: Metode dan Teknik Dalam Perencanaan Tata Ruang.Pendekatan dan Metode Dalam Analisis Beban Kerja
  • Penyelidikan Waktu (Time Study), Jenis-Jenis Tugas
  • Tahapan dan Langkah-Langkah Pelaksanaan Tugas
  • Waktu Pelaksanaan Tugas, Kelonggaran Waktu (allowance)
  • Penentuan Beban Kerja Standar
  • Alat Ukur yang Digunakan dalam Analisis Beban Kerja
  • Teknik Analisis Data yang Digunakan
  • Proses dan Tahapan Pelaksanaan Analisis Beban Kerja
  • Teknik Wawancara dalam Analisis Beban Kerja
  • Perhitungan Kebutuhan Jumlah SDM yang Optimum
  • Perhitungan Kelebihan dan Kekurangan Jumlah SDM
  • Penyusunan Rekomendasi Penyempurnaan Job Description (Desain Ulang Tugas Jabatan) dan SOP
  • Penyusunan Rekomendasi Penyempurnaan Struktur Organisasi
  • Latihan Wawancara Analisis Beban Kerja, Perhitungan Beban Kerja
  • Latihan Perhitungan Beban Kerja dan Kebutuhan Jumlah SDM Optimum

PELATIHAN WORKLOAD ANALYSIS

Pelatihan Workload Analysis bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan instrumen strategis untuk menciptakan harmoni antara target perusahaan dan kapasitas manusia. Dengan WLA, keputusan manajemen menjadi lebih berbasis data (data-driven), bukan sekadar asumsi.

Tips: Pastikan hasil WLA ditinjau secara berkala (minimal setahun sekali) karena perubahan teknologi dan proses bisnis pasti akan memengaruhi beban kerja karyawan.

Jika ingin mengikuti pelatihan ini segera hubungi marketing kami di:

Email         : dioramatraining@gmail.com

Whatsapp : 082311445878 (Azmi)

Website    : https://diotraining.com

Azmi Diorama Training

AZMI

082311445878

NONA

082123463977

Dian Marketing Diorama

DIAN

085186657577

ISNA

081318885447